Meningkatnya Tren Solo Travel dan Dampaknya terhadap Industri Perhotelan

Jakarta, 18 Desember 2015 – Menjelang musim liburan, Solo travel atau berwisata sendiri  menjadi tren baru di kalangan para wisatawan. Menurut survei Visa Global Travel Intentions  Study tahun 2015, sebanyak 24% merupakan wisatawan yang berwisata sendiri pada musim  liburan terakhir, angka ini meningkat dari sebelumya sebesar 15% pada tahun 2013.

Survei TripAdvisor mengungkapkan bahwa solo travel sedang mengalami peningkatan. Sebanyak  48% perempuan di Asia Tenggara (Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand) mengakui bahwa  mereka pernah berwisata sendiri sebelumnya, angka ini meningkat 12% dibanding tahun 2014.

Hampir setengah dari perempuan di Asia Tenggara yang disurvei berencana melakukan dua  sampai empat perjalanan tahun ini. Sebagian besar perempuan ini beralasan bepergian sendiri  karena hal ini memberikan mereka kebebasan untuk dapat melakukan apapun yang mereka  inginkan.

Kesendirian ini bukan berarti kesepian; dengan meningkatnya tren solo travel, banyak hotel yang  mulai memperhatikan hal ini. Beberapa hotel mulai memberi dukungan kepada para solo traveler  agar menyediakan waktu untuk diri mereka sendiri dengan menciptakan suasana kondusif supaya  dapat berkontemplasi dan melakukan self-discovery – melakukan detox dari ketergantungan  terhadap gadget seperti ponsel, Wi-Fi, dan TV.

Di sisi lain, beberapa hotel memperkenalkan teknologi tercanggih guna mendefinisikan kembali  tujuan dari pelayanan menginap di hotel. Sudah merupakan hal yang lumrah untuk hotel yang  menawarkan digital check-in melalui ponsel sebelum tamu tiba di hotel. Dengan menghemat  waktu, tamu hotel dapat menikmati pelayanan lain yang lebih personal, tidak perlu menunggu  atau mengantri untuk proses check-in secara fisik. Sehingga para tamu memiliki waktu yang lebih  banyak untuk menjelajahi tempat-tempat wisata di dekat hotel.

Berbicara Tentang Kehangatan…

Selain melakukan kontemplasi dengan tenang dan menikmati berbagai sentuhan teknologi,  kadang kala ada hal sederhana yang dibutuhkan yaitu suasana malam yang hangat.  “F&B (makanan & minuman) juga dapat menciptakan kejutan dan kegembiraan bagi para tamu.
Kami ingin restoran-restoran kami dengan keberadaannya di lokasi-lokasi tertentu ini menjadi  yang terbaik di kelasnya,” ucap Alex Hugot, Vice President Global Brand Management Meliá  Hotels International.  Mengambil inspirasi dari warisan dan passion Spanyol terhadap makanan, bersantap di setiap  properti Meliá Hotels International di seluruh dunia merupakan suatu pengalaman tersendiri.

Para solo traveler sekarang tidak perlu pergi keluar hotel jauh-jauh untuk mencicipi dan  menikmati cita rasa lokal: Seperti misalnya, para tamu restoran Rong Palace di hotel Gran Meliá  Xi'an dapat menikmati masakan khas Sichuan, Kanton, dan Shanxi terbaik; Chef kembar Javier  dan Sergio Torres membuat kagum para tamu dengan Michelin Star mereka di restoran Dos  Cielos di hotel Meliá Barcelona Sky; dan celebrity chef, Sanjeev Kapoor menghadirkan hidangan  yang menggugah selera para tamu di hotel Meliá Dubai.

Para Single Bisa Mendapatkan Semua

Meskipun status single sudah menjadi stereotip bagi solo traveler, namun banyak dari solo traveler  masa kini yang sudah mempunyai pasangan atau sudah menikah. Industri ini telah memberikan  perhatiannya pada hal tersebut: Banyak destinasi-destinasi wisata dan hotel-hotel yang  menawarkan program perjalanan baik untuk grup atau pun solo traveler; dari kegiatan kebugaran,  wisata, atau belajar memasak, siapa pun dapat memilih sesuai dengan keinginan mereka, atau  dapat bersantai di pantai, menikmati perawatan SPA, serta membaca buku di teras pribadi.
Untuk para solo traveler yang lebih ingin berlibur tanpa ada beban, tersedia pilihan resor all- inclusive yang mengajak para tamu bersantai dan menikmati segala sesuatu yang ditawarkan resor  atau hotel.
Paradisus Resorts milik Meliá Hotels International menawarkan pilhan all-inclusive ini; yaitu  pengalaman yang meliputi kemewahan, ketenangan, dan kegembiraan tanpa beban. Merek dari  resor mewah ini merupakan suatu tujuan wisata tersendiri: Terletak di sepanjang pantai yang  indah dengan banyak ruang dan berbagai jenis makanan, serta banyaknya kegiatan di sekitar hotel  untuk para solo traveler; melepaskan lelah dengan bermain tenis, berkendara di antara  pemandangan yang hijau, atau hanyut dalam berbagai pengalaman, seperti membuat sushi atau  menari tango – Paradisus Resorts dapat memenuhi semuanya.

Untuk para solo traveler, Paradisus Resorts merupakan tempat dengan tingkat kemewahan yang  luar biasa untuk dapat menikmati „me time., disempurnakan dengan pelayanan pribadi yang siap  memenuhi setiap keinginan dan kebutuhan para tamu.  Ya, saat ini sendiri tidak lagi berarti kesepian.
Axact

Hotelier Indonesia

Hotelier Indonesia magazine covers hotel management companies and every major chain headquarters. We reaches hotel owners, senior management, operators, chef and other staff who influence, designers, architects, all buyers, suppliers for hospitality products or services more than any other hotel publication in the world..

Post A Comment:

0 comments: