Ihwal Profil Boga Indonesia

Ihwal Profil Boga Indonesia, Indrakarona Ketaren | Gastronomi Indonesia | [email protected]

Hotelier Indonesia



Ihwal Profil Boga Indonesia 

Indrakarona Ketaren | Gastronomi Indonesia | [email protected]

Secara prematur kartografi profil makanan di negeri ini masih belum bisa digambaran secara baik dan utuh. Begitu banyak masyarakat yang ahli dan tidak ahli (yang passion terhadap boga), apapun gelar sebutan terhadapnya, belum bisa memberikan proyeksi fisiografis secara umum mengenai seni dapur Indonesia.

Ada yang mampu mengangkat beberapa profil makanan, namun sifatnya masih terbatas dan bicara di profil makanan yang selalu di perbincangkan orang ramai. Terkesan seperti ada yang diistimewakan dan ada yang di kurang diperhatikan.

Misalnya sebatas soto, sate, nasi goreng, bakso, gado-gado, rawon, sarikayo, urap sayuran, lumpia, gudheg, asinan, tahu telur, serabi, klapentaart, rending, nasi tumpeng dan lain sebagainya yang memang cukup dikenal kalangan masyarakat.

Seni dapur lainnya masih banyak yang tidak pernah diangkat seperti arsik, terites, kuta-kuta, cimpang tuang, lomok-lomok, na tinombur, dali ni horbo, pakasam, nasi kuning, palubasa, mie gomak, gulai banak, gulai paku, gajebo, brenebon, hucap, cabuk rambak, lentog tanjung, barongko, pallu butung, galamai, samba lingkung, kagape, sinonggi, madumongso, kasuran, keciput dan lain sebagainya.

Sebenarnya bukan karena ada yang diistimewakan dan ada yang kurang diperhatikan. Ini adalah soal kurang mendalami dan terbatas menyadari kekayaan seni dapur dan boga yang ada di kepulauan Nusantara.

Namun mesti disadari, tampilan seni dapur dan boga salah satu suku dan sub-suku akan membawa dorongan dan hasrat kepada suku dan sub-suku lain untuk ikut ada di dalam tampilan tersebut, apalagi kalau sering dan kerap tampilan seni dapur dan boga dari suku itu-itu saja yang muncul.

Indonesia mempunyai 1335 suku dan sub-suku yang masing-masing memiliki seni dapur yang tercipta dari proses kearifan lokal tradisional, akulturasi dan mimikri.

Bagi suku dan sub-suku, seni dapur mereka adalah soal kebanggaan dan harga diri yang meyembunyikan arogansi fenomenal yang sangat kental di diri kepribadian mereka, apalagi pengakuan mereka sebagai suatu bangsa.Oleh karena itu sudah saatnya profil seni dapur Indonesia diteliti dan dikaji secara mendalam agar rasa keinginan tahu yang besar dari berbagai kalangan, khususnya masyarakat awam, dapat disalurkan untuk memberi kesadaran mengenai warna seni dapur dan boga Nusantara.

Sudah tentu tugas ini tidak mudah dan memerlukan waktu cukup panjang melihat begitu banyaknya kekayaan seni dapur dari suku dan sub-suku yang ada. Namun harus dimulai dengan pertama mencari jalan masuk, yakni formula dan mekanisme apa yang harus digunakan untuk mengkartografikan profil makanan di negeri ini.

Sebagai pembuka jalan untuk nantinya menentukan formula dan mekanisme itu, perlu terlebih dahulu memahami bagaimana sebenarnya terbentuknya negara Indonesia.Pada dasarnya negeri ini terbentuk dari akibat penjajahan sekian ratus tahun yang mengakibatkan penderitaan dan perlawanan terhadap kolonial.

Pada asal muasalnya, suku dan sub-suku yang ada di kepulauan Nusantara, bukan satu kesatuan bangsa, tetapi mereka bersatu karena tindasan kolonialisme dan pengalaman akibat dipengaruhi oleh bangsa luar lainnya.

Sejak jaman dahulu Indonesia merupakan kepulauan yang kaya akan hasil alamnya yang berlimpah, hingga membuat negara-negara Eropa tergiur untuk menjajah dan bermaksud menguasai sumber daya alam untuk pemasukan bagi negaranya.

Negara-negara yang pernah menjajah Indonesia antara lain : Portugis, Spanyol, Belanda, Perancis, Britania Raya dan Jepang.

Ikhtiar itu dideklarasikan melalui ikrar "Soempah Pemuda" tanggal 28 Oktober tahun 1928. Soempah Pemuda adalah tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.Ikrar Soempah Pemuda dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia dengan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus tahun 1945.

Kalau diibaratkan versi lain, Indonesia mirip seperti organisasi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) yang terbentuk pada tanggal 24 Oktober 1945 untuk mendorong kerjasama internasional akibat konflik berkepanjangan dari Perang Dunia II maupun pengalaman dari Perang Dunia I yang sewaktu itu organisasinya bernama Liga Bangsa-Bangsa.

Walaupun tidak bisa dikatakan sama persis dengan PBB, namun bisa dicatat ada kemiripan bahwa berhimpunnya suku dan sub-suku kepulauan Nusantara ke dalam negara Indonesia adalah sejatinya mereka bukan berasal dari suku bangsa yang sama. Masing-masing suku dan sub-suku di Indonesia mempunyai perjalanan kesejarahan yang berbeda meski ada yang sama.

Meskipun berada dalam satu atap payung negara yang bernama Indonesia, tetap konstruksi peradaban budaya & kearifan lokal masing-masing suku dan sub-suku dipertahankan, salah satunya adalah di seni budaya boga (makanan). Oleh karena itu sangat sulit mengatakan Indonesia memiliki warna dan profil makanan yang serupa satu sama lain.

Sebagai contoh, negeri Thailand dan Korea Selatan berasal dari satu rumpun kesukuan yang sama, walau ada turunannya berbagai sub-suku, yang memiliki seni dapur, boga, bumbu, rempah dan citarasanya yang sama, baik itu di belahan barat, timur, utara dan selatan dari kedua negara.

Kesamaan itu disebut sebagai "Garis Seni Boga" sehingga mudah menentukan peta kartografi seni dapur dari profil boga kedua negara ini.Indonesia tidak demikian. Garis Seni Boga Indonesia tidak satu dan masing-masing suku dan sub-suku punya keunikan tersendiri yang berbeda meski ada yang mirip sama.

Perhatikan dengan seksama dari sisi barat, timur, utara dan selatan Indonesia, masing-masing punya bumbu, rempah dan citarasa yang berbeda, makanya makanannya pun berbeda.

Ada daerah-daerah tertentu di Indonesia yang suka masakan pedas, manis, natural. Ada yang suka cabe. Ada yang menggunakan andaliman (sebagai cabainya) dan macam-macam lainnya.

Oleh karena kalau bicara soal ikhwal profil boga (makanan) dan seni dapur Indonesia, maka yang perlu ditelusuri terlebih dahulu adalah soal "Garis Seni Boga" di kepulauan Nusantara Indonesia ini.

Seyogyanya sudat saatnya mulai difikirkan merumuskan garis seni boga seperti yang dilakukan dalam dunia flora dan fauna Indonesia yang memiliki garis "Wallace-Weber" (garis khayal).Jika sudah dimiliki formula garis seni boga tersebut, akan mudah menentukan profil boga Indonesia berdasarkan kategori dan kriteria yang dirumuskan dalam garis seni boga tersebut.

Garis seni boga ini bisa juga dijadikan standard dalam menentukan ikon makanan Indonesia sebagai branding nation Negara.



Nama

2017,18,2018,53,2019,28,Accor Group,2,ADR,1,Advertorial,1,Aghie Abdilla,1,Airport,2,Akmani,1,Alaya,3,Aldo Rossi,1,America Lati,1,Amerika Serikat,2,Amour Eternal,1,Angel Lin,1,Anindya Kusuma Putri,1,Anniversarry,1,Anniversary Hotel,1,APKLINDO,1,Architecs,1,Arief Gunawan,1,Arif Wibowo,1,Asia,3,Asia Barat Afrika,1,Asia Pasifik,3,Asia Tenggara,2,Asia Tenggara Indonesia,1,Asia Timur,1,Asisten Pastry Chef,1,Atrium Centre Point Mall Medan,1,Australia,2,Awards,3,Ayana Resort,1,Aziz Saleh,1,Badan Penjamin Lainya,1,Bali,5,Bandara Changi Singapura,1,Bandara Internasional Lombok,1,Banten,1,Bapak Albert Laymanto,1,Bapak Iwanto Hartojo,1,Bapak Ramot Sihotang,1,Batik Hospitality Awards,1,Batik Hotel,1,BCA,2,Benar Gastronomi,1,Berbuka Puasa,1,berita baru,13,Berlin,1,Best Hotel Group,1,Best Western International Indonesia,1,Bisnis,25,Biztro Graffiti,1,Blockchain,1,BNI,1,Bogor,1,Buat Anda,1,Budaya,1,Buka Bersama,1,Buka Puasa Bersama,1,BUMN,1,business,1,Cafe Gran Via,1,Cake Shop,1,Cape Town,1,CEO,2,Cerita Indonesia,1,Chaerul Abriyanto,1,Chandra Vaidyanathan,1,Chef Henry Bloem,1,China,2,Christine Gould,1,Christmas Day Brunch,1,Classic Turkey,1,Clavis Insight,1,Clean,1,Club Vistara,1,COB,1,Cordova Rose,1,Corporate Reputation Merco,1,CSR,1,Customer Service,1,Daging Rendang,1,Dari Sumatera,1,Day Skylight Dinner,1,Dengan Rp,1,Design,1,Desmond Lee,1,Di Bali,2,Direktur Penjualan Pemasaran,1,Direktur Towers Watson,1,Direktur Utama Garuda Indonesia,1,Dos Cielos,1,Double Cost,1,Dubai Tourism,1,Dunia,1,Earth Hour,3,Easter Seafood Dinner,1,Eat,1,ecommerce,1,Eduardo Perera Castro,1,Elizabeth Wahyu,1,Enchanting Christmas Dazzling New Year Di Pullman Jakarta Indonesia,1,Esthy Reko Astuty,1,European Hospitality Awards,1,Event,30,Executive Chef,1,Executive Chinese Chef,1,Executive Pastry Chef,1,Expo,2,Fairy Tale Wedding Expo,1,Fairytale Wedding Expo,1,Fakultas Pertanian,1,Feature,84,Feel Welcome,1,Festa Multicultural Collecchio,1,Food,17,Food Beverage Manager,1,Frank Co,1,Fredy Yoesup,1,Gabriel Escarrer Jaume,1,GAC,1,Gaet Pasar Wedding,1,Gaggan,1,Galeries Lafayette,1,Gamaliel Audrey Cantika,1,Gamers,1,Garis Seni Masakan,1,Garuda Indonesia,2,Garuda Pancasila,1,Garuda Travel Fair,1,GarudaMiles,1,Gastronomi,12,Gastronomi Indonesia,5,GATF,1,gathering,1,General Manager,1,General Manager Meli Bali,1,Genjer Limnocharis,1,Gerard Guillouet,2,Gili Tangkong,1,Global Summit,1,Gran Meli Bintan,1,Gran Meli Jakarta,1,Gran Melia Jakarta,2,Grand Harpa,1,Grand Indonesia,1,Grand Palladium,1,Griya Gastronomi,1,Gusti Allah,2,HACCP,1,Happy Hour,1,Harga Rp,1,Hariyadi Sukamdani,1,HARRIS,1,Harry Nazarudin,1,Harry Potter,1,Hasil Operasional Sept,1,HDII,1,Hilton,1,Holiday Inn JIEXPO,3,Homedec,2,Hong Kong,2,Hospitality,1,Hotel,2,Hotel Baru,7,Hotel Management International,1,Hotel Map,1,Hotel Terbaik,1,HR,1,HRD,1,Ibis Airport,1,Ibu Christine Ibu Reggy Suriadjaja,1,IDR,1,Idul Fitri,1,IFEX 2017,1,IHG,1,IIMS2018,1,India,2,Indonesia,19,Indonesia Barat,1,Indonesia Heritage,1,Indonesia Oriental Wedding,1,Indonesia Sebagai,1,Indonesia Travel Tourism Awads,1,Indonesia Wedding,1,Indosat Mentari,1,Indra Ketaren,1,Industri Perhotelan,1,Industrial,1,Innovation Catalyst,1,INNSIDE,1,Institut Pertanian Bogor,1,Institut Seni Surakarta,1,Institut Teknologi Bandung,1,Interior,1,Interline Partnership,1,Internasional Hotel Awards,1,Iskandar City Square,1,IT,1,IWJC,1,Jadilah Mewah,1,Jakarta,2,Jakarta Convention Center,1,Jakarta Convention Centerpada,1,Jakarta Pusat,1,Jakarta Selatan,1,Jalak Bali Leucopsar,1,Jawa Barat,1,Jawa Tengah,1,JC Solar,1,Jelajahi Indonesia,2,Jika Anda,1,Johan Sopaheluwakan,1,Johor Malaysia,1,Juliaty Hidajat,1,Jumat Agung,1,Jurong Bird Park,1,Juru Masak,1,Kabupaten Klaten,1,Kadiya Village,1,Kafe Ulos,2,KAI TRAVEL FAIR,1,Kamar Superior,1,Kampung Tugu,1,Kantor People Consulting,1,Kawasan Iskandar Malaysia,1,Kehadiran Kaercher Indonesia,1,Keikutsertaan Santika,1,Kementerian Pariwisata Indonesia,1,Kentang Goreng Keju,1,Kepulauan Maluku Tenggara,1,Keroncong Tugu,1,KERUK,1,Keterlibatan Panasonic Beauty,1,Kids Corner,1,Kinship Economy,1,Kirchner Food Fellows,1,Kitchen ware,1,Klub Gastronomi Indonesia,1,Korea Selatan,1,Korea Super Deal,1,Kota Medan,1,Kuliner,2,Kuta,1,La Sole,1,Lain Lain,1,Lalu Lintas Kargo Meningkat,1,Laundry,1,Laut Bali,1,Le Chocolat,1,Le Club Accorhotels,1,LED,3,Lei Lo,1,Lemper Bakar,1,LINE,1,Lobby Lounge,1,Lokakarya Inovasi,1,Lombok Meli Lombok,1,Love Potion,1,LTH,1,Lukas Harry,1,M. Arif Wibowo,1,Makan Siang Bareng,1,Makaron Bakeshop,1,Malaysia,1,Malibu,1,Mandarin Oriental Jakarta,1,Marriot,1,MASIBA,1,Masyarakat Ekonomi Asean,1,Masyarakat Jawa,1,Masyarakat Jawa Timur,1,Masyarakat Makassar,1,Meet Greet,1,Mei Live Band,1,Meli Adhiwangsa Surabaya,1,Meli Hanoi,1,Meli Hotel International,1,Meli Hotels International Memperluas Kehadirannya,1,Meli Hotels Resorts,1,Meli Iskandar Malaysia,1,Meli Ubud,1,Melia Hotels International,1,Memberikan Strategi,1,Meningkatnya Tren Solo Travel,1,MHI,1,MICE,1,MILIAR,1,Mirasol Water Park,1,Modal Kemanusiaan,1,Monkey Forest,1,Muhammad Yusuf,1,Museum Fatahillah,1,Mustika Rasa,1,NEO,1,New Kahfi,1,New Year Extravaganza,1,News,2,Nia Niscaya,1,Nobar Liga Champion,1,Nobu,1,Nusa Dua,1,October,1,Odysseys Surf School,1,Olahraga,1,Orang Indonesia,1,Orang Jawa,2,Orang Sunda,1,Orde Baru,2,Orde Lama,1,Pajak,1,Pameran Bazaar Multiproduct,1,Pandan Seed Paste,1,Pantai,1,Paradisus Resorts,1,Paris Madrid,1,Parma Italy,1,Pasifik Barat Daya,1,Patricia Cheong,1,Pelecehan seksual,1,Peliatan Ubud,1,Penang,1,Penghargaan Master Achievement,1,Perhimpunan Hotel,1,Persero,1,Personality Suite,1,Philips Lighting,2,Philips Lighting Indonesia,1,Philips Lighting Services,1,Philips Lighting Week,1,PHRI,2,PLANET,1,PLF,1,PMI,1,PNS,1,Poksay Kuda Garrulax,1,Pool Area,1,Progam Kemitraan Global,1,Promo,40,Promosi Penuh Cinta,1,Property,2,PT,1,Pulau Jawa,1,Pulau Lombok,1,Pullman Jakarta Indonesia,3,Puri Ubud,1,Putri Indonesia,1,Putri Pariwisata Indonesia,1,Radio Rooftop Bar,1,Raka Bramasta,1,Rakuten Shopping Secrets,1,Rakuten Super Point,1,Ramadhan,1,RCI,1,Red Velvet Cupcakes,1,Rendezvous Hotel Singapura,1,Republik Indonesia,1,Restoran Sana Sini,1,RI,1,Rio Febrian,1,Robatayaki Salmon,1,Roland Garros,1,Roland Staehler,1,Rong Palace,1,Ruang Mahoni,1,Ruwie Rahardjo,1,SAMARA,1,Sana Sini,1,Sana Sini Restaurant,2,Santap Malam Valentine,1,SBN,1,Sedangkan Jakarta,1,Seharga Rp,1,Selandia Baru,1,Seni,1,Seni Presentasi,1,Shenzen,1,Sheraton Hotel,1,SIA,2,Silver Lounge,1,Singapore,1,Singapore Airlines,2,Siti Rochani,1,Smailing Tour,1,Soekarno Hatta Jakarta,1,Sol House Kuta,1,SPA,1,Spring Festival Getaway,1,SQ,1,Stay Dine,1,Steffen Kroehl,1,Steve Ginting,1,STK,1,Styles Jakarta Airport,2,Sudahkah Anda,1,Supplier,1,Swiss-Belhotel,1,Tabloid,1,Tahun Baru Imlek,1,Tahun Baru Tetap Seru Tanpa Traveling,1,Tanggerang,1,Tata Sons,1,Taufan Friends,1,TAUZIA,1,Technology,5,Teddy Halim,1,teknologi,1,Teluk Sekotong,1,Temukan Pesona Indonesia,1,Teppanyaki Beef,1,thailand,2,Timur Tengah,3,Tingkat Keterisian Kargo Naik,1,Training,1,Travel,10,Tuna Caesar Salad,1,Untuk Indonesia,1,Untuk Kawasan Asia Barat,1,Upah Minimum Propinsi,1,US,1,USD,2,Ustad Drs,1,Valentine Anda,1,Vice President,1,Vice President Global Brand Management Meli,1,Victorhugo Hidalgo,1,Vinod Kannan,2,Visit Dubai Program,1,WOP,1,Xin Hwa,1,YAMISOK,1,YME,2,Yogyakarta,2,Yonne Cafe Bar,1,Yoshi Izakaya,1,
ltr
item
Hotelier Indonesia Tabloid : Ihwal Profil Boga Indonesia
Ihwal Profil Boga Indonesia
Ihwal Profil Boga Indonesia, Indrakarona Ketaren | Gastronomi Indonesia | [email protected]
https://1.bp.blogspot.com/-fz8ckXD4vBw/Wj3x8MrE2zI/AAAAAAAAJB8/78aLhTneF8Mjmy4S1qI8NS_IeiH5RiXTwCLcBGAs/s1600/indonesia-427784_960_720.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-fz8ckXD4vBw/Wj3x8MrE2zI/AAAAAAAAJB8/78aLhTneF8Mjmy4S1qI8NS_IeiH5RiXTwCLcBGAs/s72-c/indonesia-427784_960_720.jpg
Hotelier Indonesia Tabloid
http://www.tabloid.hotelier-indonesia.com/2017/12/ihwal-profil-boga-indonesia.html
http://www.tabloid.hotelier-indonesia.com/
http://www.tabloid.hotelier-indonesia.com/
http://www.tabloid.hotelier-indonesia.com/2017/12/ihwal-profil-boga-indonesia.html
true
1161128744082212132
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy