Hotelier Indonesia


Kreativitas dan Kolaborasi Desain di HOSPITALITY Indonesia 2018

Industri penyokong perhotelan di Indonesia memiliki potensi peluang kerja sama untuk menuju tren hospitality masa depan


Jakarta 26 Oktober 2018 – Pameran HOSPITALITY Indonesia 2018 yang digelar di JIEXPO Kemayoran Jakarta, menghadirkan eksibitor dari bidang desain interior, mebel dan kerajinan, sertahotel supply. Pada hari ini juga digelar seminar Design Day yang membahas mengenai masa depan dari industri hospitality Indonesia bertema “Hospitality Beyond 2025.”


Seminar yang diadakan di IDEA Space, Hall C1 dalam pameran HOSPITALITY Indonesia 2018 ini membahas potensi dan peluang industri hospitality dengan menghadirkan narasumer seperti Riza Perdana Kusuma – President Director of IFPRO, Lea Aviliani Aziz – President of HDII and Vice President of APSDA, Rudy Dodo – Owner of Trivium Design Group, dan Alvin Tjitrowirjo – Founder & Creative Director alvinT Studio.
“Desain hotel bukan tergantung dari tren tetapi kualitas dan durability dari hotelnya sendiri, minimal setelah lima tahun bisa dilihat ketinggalan jaman atau tidak. Tren hotel juga dilihat dari pasar dan segmen masing-masing hotel,” ujar Lea Aviliani Aziz selaku Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia.

“Dengan perkembangan teknologi dan artificial intelligence, maka hal ini akan mengubah the whole term of hospitality. Desainer harus punya single-minded plus, artinya desainer harus yakin bahwa produknya bagus dan akan menghasilkan pasarnya tersendiri,” ujar Alvin Tjitrowirjo.

“Apapun yang mau kita desain, sebetulnya intinya satu, menjual rasa. Semisal ke Bali ya rasa Bali, pantai ya rasa pantai. Apapun yang terjadi nanti beyond 2025, tetap rasanya yang dijual.Everything is Possible, karena hospitality itu jualan rasa," tutur Rudy Dodo – Owner of Trivium Design Group.

Hotel Sourcing

Pameran Hotel Sourcing yang menjadi bagian dari HOSPITALITY Indonesia 2018 diisi dengan sejumlah eksibitor pendukung industri perhotelan. Beberapa peserta yang menampilkanproduk-produk yang berkualitas antara lain PT Aegis Utama Jaya, PT Bussiness Intelligence Technologies, PT Mitra Akses Globalindo, Otten Coffee yang menyediakan mesin pembuat kopi, King Koil, V2 Indonesia, Kohler, Vivere, dan PT Dunlopillo Indonesia.

Maulana Yusran sebagai Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia yang menyebutkan mengenai pembangunan hotel di Indonesia sangat tematik dengan pelibatan para desainer lokal untuk dapat bersaing dengan desainer internasional. “Kolaborasi dan informasi melalui pameran seperti HOSPITALITY Indonesia 2018 ini sangat penting karena pemilik hotel dan jaringan hotel di Indonesia dapat mengetahui produk-produk lokal yang sebenarnya sangat menarik dan berkualitas sehingga memiliki potensi untuk menyuplai kebutuhan hotel. Mungkin belum terekspos saja,” ujar Yusran.

Venue HOSPITALITY Indonesia 2018 terbagi menjadi dua yaitu Hall B dan Hall C, sebagai penghubung adanya tunnel connecting tidak dibiarkan kosong pada pameran ini. Terdapat Installasi dari Eugenio yang berupa piring, gelas, teko, serta perlengkapan makan dan minum lainnya. Selain pada tunnel connecting installasi dari Eugenio juga dapat ditemukan pada IDEA Space Room, tempat seminar-seminar inspiratif dilakukan.


“Konsep yang di tunnel connecting adalah Bata, itulah kenapa warnanya merah. Baik bata sebagai material kasar maupun piring-piring keramik yang halus sama-sama berasal dari tanah liat. Kontras yang tercipta antara warna putih dan merah justru saling menguatkan satu sama lain. Sementara yang di IDEA Space Room bertema Blue Oase yang lebih menonjolkan sisi tenang karena suasana di luar yang telah penuh, dan garis-garis putih yang turun ibarat air terjun yang memberi kesejukan,” papar Eugenio Hendro, creative director at nook living concept.

Salah satu booth yang menarik di area Hotel Sourcing adalah milik Capsule Indonesia, yang memamerkan produk hotel kapsul. Pengunjung HOSPITALITY Indonesia 2018 juga dapat mencoba secara langsung experience menginap di hotel kapsul bertemakan spaceship yang berukuran 2,3 meter x 1,3 meter. Hotel kapsul ini sudah dapat dinikmati oleh khalayak umum di Indonesia, tepatnya di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang yang tersedia sebanyak 120 unit. Untuk menginap di hotel kapsul dengan nama Digital Airport Hotel ini sudah dapat dilakukan melalui pemesanan online dengan cara mengakses laman situsnya di digitalairporthotel.com.

“Kamar kapsul menjadi keunikan tersendiri bagi industri pariwisata di Indonesia dan juga mulai digemari oleh kalangan personal. Kamar kapsul juga kian banyak digunakan di berbagai tempat penginapan dan apartemen," ujar Hianto, Direktur di perusahaan distributor produk Capsule Indonesia.


HOSPITALITY Indonesia 2018 juga menyediakan area istirahat untuk para pengunjung juga dapat bersantai atau mengobrol di kedai kopi Kopineto, yang terletak di tengah area Hall B. Di Kopineto pengunjung dapat mengobrol atau bahkan melakukan bisnis secara santai sambil menikmati kopi panas, dingin ataupun makanan ringan.

Untuk informasi lebih detil mengenai HOSPITALITY 2018, silakan mengunjungi laman www.hospitality-indonesia.com.

Axact

Hotelier Indonesia

Hotelier Indonesia magazine covers hotel management companies and every major chain headquarters. We reaches hotel owners, senior management, operators, chef and other staff who influence, designers, architects, all buyers, suppliers for hospitality products or services more than any other hotel publication in the world..

Post A Comment:

0 comments: